Jumat, 21 Januari 2011

barang-barang yang DIDUGA milik Nabi Muhammad SAW

Berikut ini adalah beberapa foto barang2 yang diduga milik Rasulullah Shalallohu Alaihi wa Sallam:
The Blessed Shirt of Prophet Muhammad SAW (Baju gamis Nabi SAW)
The Blessed Shirt of Prophet Muhammad SAW (Baju gamis Nabi SAW)
The Blessed Shirt of Prophet Muhammad SAW (Bagian dari baju gamis Nabi SAW)
The Blessed Shirt of Prophet Muhammad SAW (Bagian dari baju gamis Nabi SAW)
Jubah Nabi Muhammad, Rasulullah SAW
Jubah Nabi Muhammad, Rasulullah SAW
The Blessed Seal of Rasulullah SAW
The Blessed Seal of Rasulullah SAW
Mangkuk tempat minum Rasulullah SAW
Mangkuk tempat minum Rasulullah SAW
Kunci Kabah zaman Nabi Muhammad SAW
Kunci Ka'bah zaman Nabi Muhammad SAW
Jejak kaki Nabi Muhammad SAW
Jejak kaki Nabi Muhammad SAW
Rambut Nabi Muhammad SAW
Rambut Nabi Muhammad SAW
Rambut nabi Muhammad SAW
Rambut nabi Muhammad SAW
Gigi dan rambut nabi Muhammad SAW
Gigi dan rambut nabi Muhammad SAW
Wadah tempat gigi nabi Muhammad SAW
Wadah tempat gigi nabi Muhammad SAW
Koleksi pedang Nabi Muhammad SAW
Koleksi pedang Nabi Muhammad SAW
Koleksi pedang Nabi Muhammad SAW
Surban Nabi Muhammad SAW
Surban Nabi Muhammad SAW
Topi besi Nabi Muhammad SAW
Topi besi Nabi Muhammad SAW
Sandal Nabi Muhammad SAW
Sandal Nabi Muhammad SAW
Sandal Nabi Muhammad SAW
Sandal Nabi Muhammad SAW
Surat Nabi SAW kepada Raja Nijashi, Raja Habsyah
Surat Nabi SAW kepada Raja Nijashi, Raja Habsyah
Surat Nabi SAW kepada rakyat Oman, Arab Selatan
Surat Nabi SAW kepada rakyat Oman, Arab Selatan
Surat Nabi SAW kepada Kaisar Romawi abad ke 7
Surat Nabi SAW kepada Kaisar Romawi abad ke 7
Surat Rasulullah SAW pada Raja Heraclius
Surat Rasulullah SAW pada Raja Heraclius
Surat Nabi SAW kepada Raja Muqauqas, Mesir
Surat Nabi SAW kepada Raja Muqauqas, Mesir
Makan Siti Aminah, Ibunda Rasululllah SAW
Makan Siti Aminah, Ibunda Rasululllah SAW
Kotak milik putri tercinta Nabi SAW, Sayyidah Fatimah Az-Zahra R.A.
Kotak milik putri tercinta Nabi SAW, Sayyidah Fatimah Az-Zahra R.A.
Pintu makam Nabi Muhammad SAW
Pintu makam Nabi Muhammad SAW
Makam Nabi Muhammad SAW
Makam Nabi Muhammad SAW


note:
barang-barang di atas belum pasti barang nabi Muhammad SAW,
tetapi barang yang sudah pasti menjadi peninggalan sekaligus mukjizat nabi Muhammad SAW,hanyalah Al-qur'an.

rumah jagal haramkah??


hampir semua restoran dan fast food menggunakan daging dari rumah jagal,namun halalkah daging dari rumah jagal ini???

Rumah jagal sekarang tidaklah seperti rumah jagal jaman dahulu!!!

Rumah jagal sekarang memotongnya dengan mempergunakan mesin!!!


Bagaimana caranya memotong puluhan ribu ekor ayam dalam tempo satu jam bila
tidak mempergunakan mesin, atau memotong ribuan ekor sapi dalam tempo satu
jam bila tidak mempegunakan mesin!!!

Padahal kebutuhan ayam potong di jakarta saja mencapai puluhan ribu ekor
dalam satu hari, dan sapi potong kira-kira ribuan ekor dalam satu hari!!!

Hal ini telah dipikirkan oleh ulama-ulama islam seluruh dunia, dan
membolehkan pemotongan hewan dengan jalan mempergunkan mesin, dengan syarat:

  1.. ketika menjalankan mesin potong diniatkan untuk memotong hewan karena
Alloh S. W. T.
  2.. ketika menjalankan mesin potong dibacakan basmallah
  3.. ketika memotong, urat nadi di leher harus putus
  4.. darah hewan potong ditiris hingga kering
  5.. diusahakan kepala hewan potong tidak sampai putus karena terpotong
oleh mesin potong

cara-cara pemotongan hewan yang dilakukan di eropa dan USA yang diharamkan
oleh islam antara lain adalah:

  1.. hewan potong dibius dahulu
  2.. hewan bukan dipotong lehernya hingga urat nadinya putus
  3.. hewan dibunuhnya dengan menembakkan paku ke kepala (otak) hewan potong

tetapi pemotongan hewan qurban, masih dilakukan dengan cara-cara
konvensional

pemotongan ayam dengan mempergunakan mesin adalah dengan jalan menggantung
ayam pada lehernya (tertahan oleh kepalanya) pada rantai berjalan, kemudian
ketika rantai berjalan, leher ayam dipotong oleh pisau tajam yang berputar
dengan cepat, kemudian ayam-ayam yang telah dipotong tersebut di masukkan ke
mesin pencabut bulu, kemudian ayam dapat dipotong-potong sesuai dengan
kebutuhan atau dibiarkan utuh

pemotongan sapi dengan mesin adalah dengan jalan menggantung sapi pada kaki
belakangnya atau di jepit di dalam lorong berjalan, kemudian oleh mesin
pisau, leher sapi dipotong sehingga urat nadinya putus

tangan bionik


buat para veteran perang atau orang yang menderita cacat tangan baik dari klahir atau karna kecelakaan sekarang bisa menggunakan tangan bionik yang dapat digunakan layaknya tangan biasa

i-Limb Pulse, nama tangan bionik tersebut. Tangan bionik ini diklaim menawarkan fleksibilitas tak terbatas kepada para penggunanya. Ia menggunakan teknologi 'pulsing' atau denyutan. Tujuannya adalah agar tangan bionik dapat mencengkeram sempurna suatu objek. Misalnya, ketika mengikat tali sepatu atau menggunakan ikat pinggang.Hebatnya lagi, tangan bionik ini dapat pula kita program sendiri melalui koneksi Bluetooth, menggunakan software khusus. Begitu yang dilansir dari laman Telegraph, 5 Mei lalu.

Tangan bionik ini pernah diujicobakan kepada Ian Reid, seorang petugas pemadam kebakaran. Reid yang kehilangan tangan kanannya karena kecelakaan bus tujuh tahun silam. Ia pun merasa terbantu menggunakan i-Limb. Efek berdenyut pada tangan ini meningkatkan kekuatan dan daya cengkeram sehingga memberikan fungsi tangan yang lebih baik

Tak banyak yang tahu bahwa i-Limb sudah diluncurkan sejak 2007. Ia pun diklaim sebagai tangan bionik komersial pertama di dunia. Tak tanggung-tanggung, 1.200 pasien dar seluruh dunia telah menggunakan teknologi angan bionik ini.

Namun kini, i-Limb muncul dengan kecanggihan wireless nya yang memungkinkan tangan berkerangka alumunium itu dapat mengangkat beban hingga 90 kg.

tukang becak membangun madrasah

Di tengah keterbatasan nya,pria ini masih sanggup berbuat baik untuk semua orang.
Seorang pria dengan muka keriput dan tak jarang tersengat teriknya matahari setia mengayuh becak dengan berselimut debu jalanan. Ia adalah Salim Ruhmana,





pria berusia 62 tahun yang akrab disapa dengan Pak Salim ini tinggal di sebuah kontrakan kecil di Jalan M. Al-Ikhlas, Kampung Utan, Ciputat Timur, Jakarta.
Menyusuri rumahnya melewati gang kecil, reporter esqmagazine.com berkesempatan berkunjung ke rumahnya. Meski usianya tak lagi muda, namun semangat Salim masih tetap terjaga. Di usia yang semakin senja, ia mempunyai keinginan luhur yaitu mengabdikan diri untuk umat. Satu keinginannya yang mulia yakni mendirikan sebuah sekolah (madrasah) di kampungnya yang terletak di Dusun Karangcengek, Desa/Kec. Pamarican, Ciamis, Jawa Barat.
Pria yang kesehariannya mangkal di samping Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta ini berupaya mendirikan sebuah madrasah. Tentu untuk mewujudkannya tak semudah seperti membalikkan telapak tangan. Berbagai cara ia lakukan, salah satunya dengan mencari donatur untuk membantu pembangunan madrasah.
Semua berawal ketika di kampungnya, ia melihat anak-anak berduyun-duyun bermain bersama di sore hari. Ia penasaran ingin melihat apa yang dilakukan anak-anak itu di sore hari. Salim merasa terketuk hatinya melihat anak-anak belajar bersama di salah satu rumah tetangganya. Kegiatan belajar mengajar ini digagas oleh tetangganya yang menginginkan adanya pendidikan bagi anak-anak di Dusun Karangcengek.
Apa yang dilihatnya sangat menggugah hatinya. Ia tak ingin kegiatan belajar-mengajar itu hanya bersifat sementara. Impiannya mendirikan ruang belajar yang lebih baik terus berkecamuk dalam pikirannya. Menyadari kondisinya hanya sebagai tukang becak dengan penghasilan rata-rata sekitar Rp 20.000 per hari, akhirnya memunculkan ide untuk menghimpun sumbangan.
Sambil menarik becak, ia ungkapkan rencana membangun madrasah kepada para pelanggannya, dengan menunjukkan dokumen-dokumen dan foto-foto.
Suatu hari di tahun 2003, Salim mendapat pelanggan seorang anak SMP. Anak itu mengenalkan Salim kepada ayahnya. Setelah kenal cukup lama, Salim menyampaikan keinginannya membangun madrasah kepada ayah pelanggannya tersebut.
Bak gayung bersambut, ayah dari anak itu ternyata bersedia membantu Salim. Salim pun mengajaknya ke lokasi rencana pembangunan madrasah di Dusun Karangcengek, Desa, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Salim pun diminta membuat proposal pengajuan dana untuk membangun madrasah. Singkat cerita, dana yang berhasil dicairkan sebesar Rp 121 juta.
Tahap demi tahap pembangunan madrasah pun dimulai. Madrasah yang dinamakan Madrasah Diniyah Awaliyah Nurul Hidayah itu pun sudah berdiri pada 2003. Meski begitu, pembangunan Madrasah Diniyah masih dirasakan sangat kurang, karena belum adanya perlengkapan belajar mengajar yang mendukung, seperti meja dan bangku. Alhasil para siswa belajar tanpa didukung meja dan bangku sekitar enam tahun lamanya.
Bermodal semangat dan keyakinan, Salim tak patah arang. Ia justru kembali ke Jakarta untuk mengayuh becak seperti biasa, sambil mencari donatur. Salim bahkan pernah berhutang untuk biaya pembangunan madrasah. Setiap kali ke Ciamis, Salim selalu membawa dana untuk pembangunan madrasah. Dirasakan oleh Salim, Allah SWT selalu memudahkan jalannya, dengan adanya donatur yang bersedia membantu.
Sepak terjangnya kemudian menarik perhatian masyarakat. Beberapa media bahkan pernah meliput kiprahnya. Pengabdiannya di dunia pendidikan juga menggugah Perum Pegadaian. Tahun lalu Perum Pegadaian memberikan bantuan berupa dana pembangunan gedung, meja, bangku, pakaian, tas, lemari, papan tulis, korden, komputer, pompa air, dan dana operasional untuk satu tahun.


Kini Madrasah Diniyah Awaliyah Nurul Hidayah telah berganti nama menjadi Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah Nurul Hidayah. Salim sebagai pendiri madrasah juga berperan sebagai pengawas. Meski begitu, Salim tetap menjalani kesehariannya sebagai pengayuh becak.
Dalam sehari, Salim bisa mengayuh becak sampai tiga kali. Dimulai dari pukul 8.30 pagi sampai waktu shalat dzuhur pukul 12.00. Usai shalat dzuhur dilanjutkan lagi sampai dengan waktu shalat asar pukul 15.00, kemudian dilanjutkan lagi sampai waktu shalat maghrib. Meski sudah lama mengayuh becak, ia tetap istiqomah menjalankan shalat lima waktu.
Tahun demi tahun dilewatinya, usia pun sudah semakin tua. Usia terkadang membuatnya hanya bisa mengayuh becak sekali dalam sehari, bahkan jika kurang sehat ia sama sekali tidak mengayuh becak. Banyak suka duka yang dialaminya, terutama duka ketika harus memikirkan bagaimana caranya memperoleh beras untuk makan sehari-hari.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Salim ditemani isteri dan anak bungsunya membuka warung kecil. Salim meyakini, Allah akan memberikan rezeki kepada hambanya yang mau berusaha. Ia memaknai pekerjaannya sebagai pengayuh becak dan mendirikan madrasah hanya karena ibadah kepada Allah semata.
Karena sepak terjangnya itu, ia berkesempatan untuk mengikuti training ESQ Peduli Pendidikan (PP) angkatan 36 di Menara 165, Jakarta yang telah terselenggara Selasa-Kamis (29-30 Juni-1 Juli).
"Selama training saya selalu mengeluarkan air mata. Saya berharap dengan ilmu yang didapat ini akan dapat disampaikan di madrasah," ungkap Salim yang merasa bersyukur dapat mengikuti training gratis untuk para guru itu.
Peran insan guru sebagai ujung tombak dan garda terdepan memiliki peran yang sangat strategis, yaitu mentransfer ilmu kepada anak didik. Hal ini disadari oleh Ketua Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ Bidang Sosial Kemasyarakatan Lea Irawan. Training PP yang diikuti oleh Salim merupakan upaya FKA ESQ mewujudkan visi Indonesia Emas 2020 dengan nilai 7 Budi Utama (Jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil, dan peduli).
Menurut Lea Irawan, ESQ Peduli Pendidikan dan FKA ESQ akan menjadikan Diniyah Takmiliyah Awwaliyah Nurul Hidayah menjadi sekolah binaan Lembaga Kemanusiaan ESQ, dan akan mentrainingkan para gurunya.
Meskipun bekerja sebagai penarik becak, Salim telah menggabungkan tiga jenis kecerdasan, sehingga berhasil membangun sebuah sekolah bagi masyarakat sekitar. Karena itulah membangun sumber daya manusia dengan menggabungkan tiga kecerdasan IQ, EQ, dan SQ menjadi sangat penting