mengapa?
seandainya?
kalau saja waktu itu?
kata-kata ini sering kita ucapkan ketika kita mengingat masa lalu yang buruk,
kita seolah-olah menyalahkan takdir atas sesuatu yang pernah terjadi kepada kita,
tapi perlukah kita melakukan itu?
tentu aja nggak
ngapain nyeselin sesuatu yang udah terjadi,toh apapun yang kita perbuat,pakai teknologi apapun,atau pakai teori apapun kita gak bisa mengubah hal itu.kita harus bangkit maaaaaaaaaaannn.
"seburuk apapun masa lalu kita,itulah y6ang membuat kita bisa menjadi lebih baik seperti sekarang".
jadi ngapain nyesel,
uda capek
sedih
dosa pula kufur nikmat sama Allah SWT.
iya kan?
seandainya?
kalau saja waktu itu?
kata-kata ini sering kita ucapkan ketika kita mengingat masa lalu yang buruk,
kita seolah-olah menyalahkan takdir atas sesuatu yang pernah terjadi kepada kita,
tapi perlukah kita melakukan itu?
tentu aja nggak
ngapain nyeselin sesuatu yang udah terjadi,toh apapun yang kita perbuat,pakai teknologi apapun,atau pakai teori apapun kita gak bisa mengubah hal itu.kita harus bangkit maaaaaaaaaaannn.
"seburuk apapun masa lalu kita,itulah y6ang membuat kita bisa menjadi lebih baik seperti sekarang".
jadi ngapain nyesel,
uda capek
sedih
dosa pula kufur nikmat sama Allah SWT.
iya kan?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar